Biro Iklan Tangerang Selatan

Biro Iklan Tangerang Selatan
Jual Beli Peralatan Restoran : Meja Stainlrss, sink Stainless, Kwali Range, Chiller, Freezer, Showscase, undercounter, upright, deep feyer, hood dan lainnya . hubungi aulia advertising production 085711686716.

Iklan On line

Iklan On line
Pasang Iklan Anda Disini

Liburan Anak Sekolah di Masa Ramadan: Antara Istirahat, Ibadah, dan Penguatan Karakter

 




Liburan Anak Sekolah di Masa Ramadan: Antara Istirahat, Ibadah, dan Penguatan Karakter

Bulan Ramadan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah kebijakan libur atau penyesuaian kegiatan belajar anak sekolah yang kerap dimaknai beragam oleh orang tua dan peserta didik. Di satu sisi, libur memberi ruang istirahat dari rutinitas akademik. Di sisi lain, Ramadan justru menjadi momentum strategis untuk penguatan karakter dan nilai spiritual.

Bagi sebagian keluarga, liburan sekolah di bulan puasa dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan. Anak-anak memiliki lebih banyak waktu bersama orang tua—mulai dari sahur dan berbuka bersama, mengikuti salat tarawih, hingga tadarus Al-Qur’an. Aktivitas ini dinilai efektif menanamkan nilai disiplin, kesabaran, dan empati sejak dini.

Namun demikian, tantangan tetap ada. Tanpa pendampingan yang tepat, liburan panjang berpotensi membuat anak terjebak pada pola pasif, seperti penggunaan gawai berlebihan dan minim aktivitas produktif. Karena itu, peran orang tua menjadi kunci dalam mengarahkan waktu luang anak agar tetap bermakna.

Sejumlah pendidik menilai, Ramadan seharusnya tidak dipahami sekadar sebagai masa “berhenti belajar”, melainkan pergeseran bentuk pembelajaran. Anak dapat diajak belajar melalui kegiatan non-formal seperti membaca buku keislaman, mengikuti pesantren kilat, berbagi takjil, atau terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar.

Di tingkat kebijakan, penyesuaian kalender pendidikan selama Ramadan juga dinilai perlu mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan akademik dan psikologis siswa. Aktivitas belajar yang lebih ringan, fleksibel, dan kontekstual dianggap lebih efektif dibandingkan pembelajaran penuh seperti hari biasa.

Pada akhirnya, liburan anak sekolah di masa Ramadan bukan sekadar jeda akademik, melainkan ruang pembentukan karakter. Dengan pendampingan yang tepat, Ramadan dapat menjadi “kelas kehidupan” yang menanamkan nilai religius, sosial, dan emosional—bekal penting bagi tumbuh kembang anak di masa depan.

📌 RESMI | Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

Pemerintah menetapkan penyesuaian jadwal belajar siswa selama bulan suci Ramadan 2026.
Libur dan masuk sekolah diatur bertahap agar anak-anak bisa beradaptasi dengan ibadah puasa tanpa meninggalkan proses belajar.

🗓 Rincian Jadwal:
🔹 16–23 Februari: Libur awal Ramadan
🔹 24 Februari–15 Maret: Belajar di sekolah
🔹 16–29 Maret: Libur Idulfitri
🔹 30 Maret: Masuk sekolah kembali

Manfaatkan masa libur untuk ibadah, kebersamaan keluarga, dan kegiatan positif yang membangun karakter anak. 🌙✨


#LiburSekolah
#Ramadan2026
#KalenderPendidikan
#InfoPendidikan
#AnakSekolah
#BulanRamadan
#IdulFitri
#PendidikanIndonesia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Liburan Anak Sekolah di Masa Ramadan: Antara Istirahat, Ibadah, dan Penguatan Karakter"

Posting Komentar