![]() |
| Poto:Ist |
Kasus Parkir RSUD Tangsel: Muhammat Reza (AO) Meninggal Dunia, Proses Hukum Terhenti
TANGERANG SELATAN — Kasus dugaan penguasaan dan intimidasi lahan parkir di RSUD Kota Tangerang Selatan kembali menjadi perhatian publik setelah kabar meninggalnya Muhammat Reza, yang dikenal dengan inisial AO, salah satu figur sentral dalam perkara tersebut.
Muhammat Reza sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh aparat kepolisian. Ia diduga terlibat dalam praktik intimidasi dan penguasaan lahan parkir RSUD Tangsel yang menimbulkan keresahan, baik bagi pihak pengelola rumah sakit maupun masyarakat.
Namun, sebelum proses hukum terhadap dirinya tuntas, Reza AO dikabarkan meninggal dunia. Dengan wafatnya tersangka utama, proses hukum terhadap yang bersangkutan secara otomatis terhenti, meski penegakan hukum terhadap pihak-pihak lain yang terlibat tetap berlanjut.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut fasilitas publik vital, yakni rumah sakit daerah, yang seharusnya steril dari praktik premanisme dan kepentingan kelompok tertentu. Warga menilai kejadian ini sebagai momentum penting bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan pembenahan menyeluruh dalam pengelolaan aset dan layanan publik.
Sejumlah warga Tangerang Selatan berharap, kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi pelajaran bahwa pengelolaan ruang publik harus mengedepankan hukum, transparansi, dan kepentingan masyarakat luas, bukan tekanan atau intimidasi.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melanjutkan pengembangan kasus untuk menuntaskan jaringan dan aktor lain yang diduga terlibat dalam perkara parkir RSUD Tangsel.
![]() |
| custum Perlengkapan MBG, Cafe, Resto, Rumah, Hotel, Kantor, Dll |
#RSUDTangsel
#KasusParkirRSUD
#TangerangSelatan
#BeritaTangsel
#JurnalisWarga
#HukumDanKeadilan
#FasilitasPublik
#Premanisme
#PenegakanHukum
#SuaraWarga
#InfoTangsel
#BeritaLokal
#MediaOnline


0 Response to "Kasus Parkir RSUD Tangsel: Muhammat Reza (AO) Meninggal Dunia, Proses Hukum Terhenti"
Posting Komentar