![]() |
| (Ist) |
JAKARTA – Model dan publik figur Manohara Odelia Pinot kembali angkat bicara terkait masa lalunya yang kerap disalahartikan publik. Ia menegaskan bahwa pernikahannya dengan Pangeran Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry Petra, bukanlah kisah cinta ataupun hubungan romantis, melainkan pengalaman kelam yang sarat kekerasan.
Melalui pernyataan terbuka di media sosial, Manohara mengungkapkan bahwa ia memutus komunikasi dengan sang ibu, Daisy Fajarina, karena merasa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Manohara menyebut, keputusan menikah saat dirinya masih di bawah umur pada 2008 bukan atas kehendaknya sendiri, melainkan dorongan dari ibunya.
Akibat pernikahan tersebut, Manohara mengaku mengalami kekerasan fisik dan seksual. Kondisi itu memaksanya melarikan diri ke Indonesia pada 2009 dengan bantuan pihak kepolisian Singapura. Ia menegaskan, selama pernikahan tersebut dirinya tidak pernah diperlakukan layaknya seorang istri.
Manohara pun menolak keras penyebutan dirinya sebagai mantan istri Pangeran Kelantan. Menurutnya, narasi tersebut keliru dan justru mengaburkan fakta bahwa dirinya adalah korban kekerasan. Ia menilai, kekerasan seksual tidak bisa dibingkai sebagai hubungan berdasarkan persetujuan.
“Apa yang terjadi di masa remaja saya bukan hubungan romantis, bukan atas persetujuan bersama, dan bukan pernikahan yang sah,” tulis Manohara dalam unggahan Instagram-nya.
Ia menambahkan, penyebutan korban kekerasan sebagai mantan pasangan pelaku sama saja dengan menormalisasi kejahatan. “Saya berusia 15 tahun, sementara pria yang terlibat berusia 30-an. Tidak ada kencan, tidak ada persetujuan. Yang ada adalah paksaan,” tegasnya.
Manohara menekankan bahwa penggunaan istilah yang tidak tepat justru mengalihkan perhatian publik dari substansi utama, yakni perlindungan anak dan kejahatan seksual. Menurutnya, penyebutan “mantan istri” tidak membuat peristiwa tersebut lebih sopan atau dapat diterima secara budaya, melainkan memperburuk pemahaman publik.
Di akhir pernyataannya, Manohara meminta media dan masyarakat untuk berhenti menyebut dirinya sebagai mantan istri Pangeran Kelantan. Ia menilai narasi tersebut hanya membuka kembali luka lama dan mengingatkannya pada trauma masa lalu yang tidak ingin ia ulangi.
![]() |
| custum Perlengkapan MBG, Cafe, Resto, Rumah, Hotel, Kantor, Dll |
.jpeg)

0 Response to "Manohara Minta Media Hentikan Narasi Romantis Pernikahan dengan Pangeran Kelantan"
Posting Komentar