Biro Iklan Tangerang Selatan

Biro Iklan Tangerang Selatan
Jual Beli Peralatan Restoran : Meja Stainlrss, sink Stainless, Kwali Range, Chiller, Freezer, Showscase, undercounter, upright, deep feyer, hood dan lainnya . hubungi aulia advertising production 085711686716.

Iklan On line

Iklan On line
Pasang Iklan Anda Disini

Alarm Sosial di Tangsel: Ratusan Anak dan Perempuan Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025

Ist


 Alarm Sosial di Tangsel: Ratusan Anak dan Perempuan Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025

Tangerang Selatan kembali dihadapkan pada persoalan serius menyangkut keselamatan anak dan perempuan. Sepanjang tahun 2025, tercatat 397 kasus kekerasan yang melibatkan kelompok rentan tersebut. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa upaya pencegahan dan perlindungan masih membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel, Tri Purwanto, menyampaikan bahwa dominasi korban masih berasal dari kalangan anak-anak dan perempuan. Menurutnya, tingginya angka laporan menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, keluarga, dan lingkungan sekitar dalam menekan kasus kekerasan.

Berdasarkan data usia, anak-anak usia 0–17 tahun menjadi kelompok paling terdampak dengan total 285 kasus, yang terdiri dari 244 korban usia 0–17 tahun dan 41 korban usia 18–24 tahun. Sementara itu, korban dewasa usia 25–59 tahun tercatat sebanyak 109 kasus, dan kelompok usia di atas 60 tahun sebanyak tiga kasus.

Dari sisi jenis kelamin, korban anak perempuan dan perempuan dewasa masih mendominasi dengan 307 kasus, sedangkan korban anak laki-laki tercatat sebanyak 90 kasus.

“Anak dan perempuan masih menjadi kelompok paling rentan. Inilah yang terus menjadi fokus utama dalam layanan pendampingan kami,” ujar Tri, Selasa (6/1).

Fakta lain yang cukup memprihatinkan, lanjut Tri, adalah lokasi terjadinya kekerasan. Sebanyak 184 kasus justru terjadi di lingkungan rumah tangga. Selain itu, kekerasan juga terjadi di ruang publik sebanyak 158 kasus, di sekolah 30 kasus, di tempat kerja tiga kasus, serta 22 kasus berbasis online.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman, masih menyimpan potensi kerawanan,” jelasnya.

Dari pemetaan wilayah, Kecamatan Pamulang menjadi daerah dengan laporan terbanyak, yakni 68 kasus, disusul Serpong Utara (60 kasus), Ciputat (57 kasus), Pondok Aren (48 kasus), Serpong (40 kasus), Ciputat Timur (24 kasus), dan Setu (22 kasus). Selain itu, terdapat 91 kasus yang berasal dari luar wilayah Tangerang Selatan.

Untuk korban anak laki-laki, bentuk kekerasan yang paling banyak dilaporkan adalah kekerasan fisik dan psikis, masing-masing 27 kasus, disusul pencabulan terhadap anak sebanyak 15 kasus.

Sementara pada anak perempuan, jenis kekerasan yang paling dominan adalah pencabulan terhadap anak (51 kasus), persetubuhan terhadap anak (49 kasus), serta kekerasan fisik dan psikis.

Adapun pada perempuan dewasa, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi kasus terbanyak dengan 75 kasus, diikuti kekerasan seksual terhadap perempuan (29 kasus) dan kekerasan fisik terhadap perempuan (12 kasus).

custum Perlengkapan MBG, Cafe, Resto, Rumah, Hotel, Kantor, Dll


“Data ini memperlihatkan bahwa kekerasan fisik, psikis, dan seksual masih menjadi pola utama yang dialami para korban,” tutur Tri.

Tri juga mengajak masyarakat agar tidak menutup mata terhadap kasus kekerasan di sekitar mereka.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berani melapor dan tidak menganggap kekerasan sebagai hal yang wajar dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Ke depan, UPTD PPA Tangsel terus berkomitmen memperkuat layanan pendampingan, mulai dari pendampingan hukum, psikologis, hingga rehabilitasi sosial, serta meningkatkan edukasi pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Kami juga mendorong peran aktif RT, RW, dan tokoh masyarakat agar menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan kekerasan,” pungkasnya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alarm Sosial di Tangsel: Ratusan Anak dan Perempuan Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025"

Posting Komentar