Biro Iklan Tangerang Selatan

Biro Iklan Tangerang Selatan
Jual Beli Peralatan Restoran : Meja Stainlrss, sink Stainless, Kwali Range, Chiller, Freezer, Showscase, undercounter, upright, deep feyer, hood dan lainnya . hubungi aulia advertising production 085711686716.

Iklan On line

Iklan On line
Pasang Iklan Anda Disini

Peringati HAB Ke-80 Kemenag, UIN Jakarta Tekankan Kerukunan dan Tantangan Era AI

 



Mu'ainun Mubin/Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Talitha Zafirah)



Peringati HAB Ke-80 Kemenag, UIN Jakarta Tekankan Kerukunan dan Tantangan Era AI

TANGERANG SELATAN – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 di Lapangan Student Center, Sabtu (3/1/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, sebagai refleksi delapan dekade peran Kemenag dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa.

Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., jajaran wakil rektor, kepala biro, para dekan, serta seluruh sivitas akademika UIN Jakarta. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa Resimen Mahasiswa (Menwa) UIN Jakarta.

Suasana upacara semakin khusyuk saat Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sekolah Pascasarjana, Afif Ahmad Faisal, S.T., M.M., memimpin pembacaan Pancasila. Selanjutnya, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 disampaikan oleh Kepala Pusat Layanan Kerja Sama Internasional, Prof. Arif Zamhari, M.Ag., Ph.D.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Prof. Asep Saepudin Jahar membacakan amanat Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar absennya konflik, melainkan kekuatan strategis bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.

Rektor juga menyoroti tantangan besar di era digital, khususnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Ia mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag tidak tertinggal dalam arus transformasi teknologi.

“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton. ASN Kementerian Agama harus ikut mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, moderat, dan menyejukkan,” ujar Prof. Asep mengutip pesan Menteri Agama.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus tetap berpijak pada nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Ia mengajak seluruh ASN untuk menjadi pribadi yang adaptif, responsif, serta menjadikan teknologi sebagai sarana pemersatu umat.

“Responsif berarti cepat melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas. Nilai-nilai inilah yang perlu terus dihidupkan sejalan dengan semangat Hari Amal Bhakti ke-80,” tambahnya.

Penganugerahan Satyalancana Karya Satya

Peringatan HAB ke-80 di UIN Jakarta juga dirangkaikan dengan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah ASN. Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan, pengabdian, kejujuran, serta kedisiplinan dalam masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.

Salah satu penerima Satyalancana Karya Satya 20 tahun, Guru Besar Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si., menyampaikan bahwa perjalanan karier sebagai ASN menuntut konsistensi dan pengendalian diri.

“Bagi saya, proses berpikir adalah fondasi utama sebelum bergerak dan memberi manfaat. Karier adalah perjalanan panjang yang menuntut dedikasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun reputasi jangka panjang dibandingkan sekadar citra sesaat. “Eksistensi itu bukan soal citra, tetapi reputasi yang dibangun secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, penerima Satyalancana Karya Satya 10 tahun, Perencana Ahli Muda Biro Perencanaan dan Keuangan Yanuareza Hawa Zefrida, S.E., M.M., menilai dinamika ASN saat ini semakin menantang.

“Menjadi ASN tidak lagi identik dengan rutinitas. Sepuluh tahun terakhir penuh perubahan, baik regulasi maupun teknologi. Kami dituntut terus belajar dan beradaptasi,” ungkapnya.

Adapun penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya HAB ke-80 di UIN Jakarta terbagi dalam tiga kategori, yakni 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun, yang masing-masing dianugerahkan kepada dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada negara dan institusi.

custum Perlengkapan MBG, Cafe, Resto, Rumah, Hotel, Kantor, Dll

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Peringati HAB Ke-80 Kemenag, UIN Jakarta Tekankan Kerukunan dan Tantangan Era AI"

Posting Komentar