PULUHAN PRESTASI, NAMUN BELUM MAMPU MENGANTARKAN KE SMAN NEGERI LEWAT JALUR PRESTASI NONAKADEMIK
Tangerang Selatan – Kisah para siswa ekstrakurikuler Paskibra SMPN 9 Tangerang Selatan menjadi sorotan. Meski aktif mengikuti berbagai perlombaan hampir setiap bulan dan berhasil mengumpulkan banyak piala serta sertifikat prestasi, tidak satu pun dikabarkan berhasil diterima di SMAN Negeri melalui jalur prestasi nonakademik.
Sejumlah orang tua menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh sistem penilaian dalam seleksi, di mana prestasi tingkat kota memiliki bobot yang relatif kecil, yakni sekitar 3 poin, sehingga belum cukup kompetitif dibanding komponen penilaian lainnya.
Padahal, menjadi anggota Paskibra tidak hanya menuntut kemampuan baris-berbaris. Para siswa juga menjalani latihan rutin, pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta mengharumkan nama sekolah melalui berbagai kejuaraan.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat: apakah sistem seleksi saat ini sudah memberikan ruang yang cukup bagi prestasi nonakademik yang diperoleh siswa melalui proses latihan dan kompetisi yang panjang?
Berbagai pihak berharap pemerintah dapat terus mengevaluasi kebijakan seleksi masuk SMA Negeri agar prestasi nonakademik memperoleh apresiasi yang proporsional, tanpa mengurangi pentingnya prestasi akademik.
Catatan: Informasi ini disusun berdasarkan keterangan yang disampaikan orang tua dan pihak terkait. Data hasil seleksi sebaiknya dikonfirmasi kepada sekolah dan penyelenggara SPMB untuk memperoleh gambaran yang lengkap dan akurat.
#EvaluasiSPMB
#KeadilanPendidikan
#AspirasiOrangTua
#PendidikanIndonesia
#SekolahNegeri
#AnakBerprestasi
#Kemendikdasmen
#PemprovBanten
#DinasPendidikanBanten
#DPRDBanten

0 Response to "PULUHAN PRESTASI, NAMUN BELUM MAMPU MENGANTARKAN KE SMAN NEGERI LEWAT JALUR PRESTASI NONAKADEMIK"
Posting Komentar